Barangkali di situlah letak gagasan besar yang layak diapresiasi. Menyatukan langkah bukan berarti menyamakan tulisan.
Sebaliknya, justru dengan menghormati keberagaman sudut pandang itulah organisasi wartawan menunjukkan kedewasaan dan profesionalismenya.
Di era ketika perbedaan sering dipersepsikan sebagai perpecahan, kepemimpinan yang mampu merawat kolaborasi tanpa mengikis independensi menjadi modal yang semakin berharga.
Dan jika semakin banyak jurnalis muda menghadirkan cara pandang seperti ini, masa depan organisasi pers akan memiliki fondasi yang semakin kokoh: bukan karena semua berpikir sama, melainkan karena semua tetap dapat melangkah bersama dalam menjaga martabat profesi jurnalistik. (*Zulfikar Tanjung Bersertifikat Wartawan Utama DP)*













