MEDAN, Sinarsergai.com — Penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi/Debarkasi Medan Tahun 1447 H resmi berakhir setelah kepulangan Kelompok Terbang (Kloter) 17, Minggu (21/6/2026).
Berakhirnya operasional haji tersebut sekaligus menandai tuntasnya proses pemberangkatan dan pemulangan seluruh jamaah haji asal Sumatera Utara yang berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat sinergi berbagai pihak.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun bersama Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara dalam penyelenggaraan operasional haji tahun ini.
Kolaborasi tersebut dinilai mampu menghadirkan pelayanan yang semakin efektif sekaligus mengangkat citra Sumatera Utara di tingkat nasional.
Apresiasi itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung, saat menyambut kepulangan jamaah haji Kloter 17, kloter terakhir Debarkasi Medan, di Asrama Haji Medan.
Turut mendampingi, Sekretaris Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara Torang Rambe mewakili Kakanwil Zulkifli Sitorus yang sedang memdampimgi Wakil Menteri Haji dan Umroh.
Menurut Basarin, Gubernur menilai koordinasi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumut yang dipimpin Zulkifli Sitorus berjalan sangat baik selama proses pemberangkatan hingga pemulangan jamaah.
“Sinergi antarlembaga menjadi kunci sehingga seluruh rangkaian penyelenggaraan haji dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah,” ujarnya.
Selama operasional haji 1447 Hijriah, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara juga melahirkan sejumlah inovasi pelayanan yang mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya adalah program “Anti Letih”, sebuah inovasi pelayanan bagi jamaah setibanya di Debarkasi Medan yang bertujuan membantu mengurangi kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.
Inovasi tersebut bahkan memperoleh pengakuan dari Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang menilai terobosan pelayanan di Sumatera Utara layak menjadi contoh dalam peningkatan kualitas pelayanan jamaah.













