Ketua Fraksi Golkar Sergai Kutuk Keras Dugaan Pungli Dana BOS

SERGAI,Sinarsergai.com – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) Jalaluddin saat dimintai tanggapannya,Jum’at (23/9/2022), terkait adanya dugaan Pungli (Pungutan liar) yang dialami oleh setiap Kepala Madrasah Ibtidiyah, Saniwiyah dan Aliyah bersumber dari dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). ”Kita minta Polisi dan Jaksa untuk segera melakukan pengusutan dugaan pungli tersebut disetorkan oleh para Kepala Madrasah kepada staf Seksi Pendidikan Islam Kantor Kemenag Sergai dengan jumlah biaya yang bervariasi.” tegasnya.

Sebelumnya, untuk sekolah Madrasah Ibtidaiyah dikenai biaya Rp.3000/siswa, Sekolah Madrasah Sanawiyah dikenai Rp. 5000/siswa dan Aliyah sebesar Rp.6000. Sedangkan untuk kegiatan Monitoring dan Evaluasi diselenggarakan setelah pencairan dana Bos dan setiap kepala Madrasyah dikenai juga biaya yang sama seperti setiap pencairan dana BOS.Ujar Oknum Kepala Madrasah.

Dijelaskan lagi, bahwa saat ini satu orang siswa Ibtidiyah memperoleh dana BOS satu tahun Rp.800 ribu dan Sanawiyah Rp. 1,2 juta, sedangkan Aliyah setahun Rp.1,5 juta/siswa. Sedangkan jumlah Sekolah Madrasyah diperkirakan 40 unit,Sanawiyah 60 unit dan 26 unit Aliyah swasta dan Negeri. Beber oknum KepalaMadrasyah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Zulkifli Sitorus S.Ag,MA yang dihubungi via telepon seluler Kamis (22/9/2022) sekira pukul 12.45 WIB, mengatakan tidak ada kutipan dan itu tidak benar.(R-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *